Mengenal Kebab Lewat 5 Fakta Menariknya Berikut Ini

Bahan kebab – Sebagai salah satu kuliner asal Timur Tengah, kebab merupakan makanan yang sangat populer tidak hanya di Indonesia namun juga di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, kebab dibuat dengan menambahkan beragam rasa yang memiliki ciri khas rasa Indonesia. Kebab asli Turki umumnya dibuat dengan menggunakan daging kambing, namun di Indonesia bahan kebab dibuat dengan menggunakan daging sapi atau ayam yang dibalut oleh roti tortila berwarna putih dan ditambahkan dengan sayur-sayuran seperti selada, tomat, bawang bombay, dan jika suka bisa diberikan  mayonais, saus tomat, saus sambal, ataupun keju. Dibalik rasanya yang lezat, ternyata kebab memiliki lima fakta menarik yang belum diketahui banyak orang, penasaran apa saja faktanya? Berikut ulasannya.

Kuliner Prasejarah

Ternyata, kebab yang sering Anda temui telah ada sejak zaman prasejarah. Diperkirakan hal ini terungkap dari hasil penggalian arkeologi di Santorini, Yunani yang menemukan ada alat panggang batu untuk memasak kebab yang berasal dari abad ke-17 Sebelum Masehi.

Nama Kebab dari Bahasa Persia

Nama kebab ternyata berasal dari bahasa Persia yakni “kabab” yang memiliki arti “digoreng”. Kata itu pertama kali ditemukan ada di naskah kuno yang dituliskan dalam bahasa Turki karya Kyssa-i Yusuf pada tahun 1377.

Cara Penyajiannya

Masyarakat Indonesia umumnya menikmati kebab dengan daging, sayuran, dan bawang yang digulung dengan roti Arab. Namun di Timur Tengah, ada dua cara untuk menyajikan kebab. Saat akan membeli kebab penjualnya akan menawarkan apakah Anda ingin kebab disajikan dengan cara menaruh semua daging, sayuran, dan bawang di atas roti bundar dalam sebuah piring atau disajikan dengan cara dibungkus roti seperti yang umumnya Anda temui.

Banyak Variannya

Kuliner kebab sebenarnya memiliki banyak varian. Kebab yang ada di pasaran Indonesia merupakan salah satu varian dari beragam varian memasak kebab. Dalam penyajiannya, kebab bukan hanya disajikan dalam gulungan roti berisi daging dan sayuran, namun ada juga varian disejumlah negara yang menyajikan kebab dalam bentuk sate dengan nasi basmati atau tiga tusuk sate berisi daging, sayuran dan paprika yang dikenal sebagai shish-kebab.

Sempat Dilarang

Ternyata kebab sempat dilarang di beberapa negara Eropa. Salah satunya dii Kota Beziers, Perancis, kebab dilarang karena dikhawatirkan bisa memengaruhi kebudayaan kuliner Perancis.

Bila diperhatikan, kebab memiliki rasa yang mirip dengan rasa burger, namun bentuk sajian kebab dibuat memanjang dan kemudian dibungkus lagi dengan roti. Kebab di Indonesia memang mudah sekali ditemukan baik di kios-kios pinggir jalan maupun di pusat perbelanjaan. Namun Anda pun bisa membuat kebab sendiri di rumah untuk disantap bersama dengan keluarga.

Bagi Anda yang vegetarian atau sedang menjalankan diet tetap bisa menikati kebab dengan membuatnya dari bahan kebab yang bisa menjadi pengganti daging.  Salah satu bahan yang bisa menjadi bahan kebab yakni Texturized Soy Protein. Bahan ini bisa menjadi bahan kebab karena bisa dijadikan sebagai campuran olahan pengganti daging seperti nugget,sosis, dan bakso. Fungsi utama dari texturized soy protein adalah sebagai bahan pengisi (filler) untuk menekan biaya produksi sekaligus mempertahankan kualitas produk akhir. Kelebihan texturized soy protein dibanding bahan pengganti daging lainnya adalah lebih mudah diolah dan disimpan dalam waktu lama.

Di Indonesia, Anda bisa memeroleh texturized soy protein melalui Markaindo. Bahan ini diproduksi oleh sebuah perusahaan asal Jerman bernama Bremil yang fokus memroduksi berbagai jenis bahan baku untuk industri pengolahan daging seperti textured soy proteinisolated soy proteinbreadcrumb, bumbu-bumbu, dan food additives (curing salt, pewarna makanan, preservatives). Untuk memperoleh produk ini, langsung saja kunjungi website PT Markaindo Selaras di http://www.markaindo.co.id, atau juga menghubungi melalui email di marketing@markaindo.co.id.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s